Pages

Copyright Pendidikan Geografi 2010 Universitas Pendidikan Indonesia. Diberdayakan oleh Blogger.

Rabu, 31 Oktober 2012

Stalakmit dan Stalaktit


Stalaktit dan Stalakmit adalah bentuk alam khas daerah Karst. Stalaktit dan Stalakmit terbentuk akibat dari proses pelarutan air di daerah kapur yang berlangsung secara terus menerus. Air yang larut di daerah karst akan masuk kelubang-lubang (doline) kemudian turun ke gua dan menetes-netes dari atap gua ke dasar gua. Tetesan-tetesan air ini lama-lama berubah jadi batuan yang bentuknya runcing-runcing seperti tetesan air. Stalaktit adalah batu yang terbentuk di atap gua, bentuknya meruncing kebawah, sedangkan stalakmit adalah batu yang terbentuk di dasar gua bentuknya meruncing keatas.


-----------------------------------------------------------------------------------------------

Foto Stalaktik dan Stalakmit



Gambar : bentuk  stalakmit
Tanggal : 7 Oktober 2012
Lokasi  : Goa Cipicung (Buniayu) Sukabumi
Relevansi: 
Sebagai informasi terhadap pembaca dan dapat digunakan untuk bahan ajar mengenai fenomena litosfer (mengenai bentukan karst).
Deskripsi: 
Stalakmit adalah jenis speleothem (mineral sekunder) yang membentuk suatu gundukan di lantai goa.
Stalakmit terbentuk  karena tetesan air dari atas langit-langit goa yang mengandung mineral, dan secara terus-menerus jatuh ke lantai goa. Tetesan yang jatuh ke bawah lantai gua tersebut terus mengendapkan material, dan membangun suatu gundukan.


Gambar : bentuk  stalaktit
Tanggal  : 7 Oktober 2012
Lokasi   : Goa Cipicung (Buniayu) Sukabumi
Relevansi
Sebagai informasi terhadap pembaca dan dapat digunakan untuk bahan ajar mengenai fenomena litosfer (mengenai bentukan karst).
Deskripsi: 
Stalaktit adalah jenis speleothem (mineral sekunder) yang menggantung dari langit-langit gua kapur. Ia termasuk dalam jenis batu tetes (dripstone).
Stalaktit terbentuk dari pengendapan kalsium karbonat dan mineral lainnya, yang terendapkan pada larutan air bermineral. Batu kapur adalah batuan kalsium karbonat, yang dilarutkan oleh air yang mengandung karbon dioksida, sehingga membentuk larutan kalsium bikarbonat. 


Gambar : Bentukan Kolom
Tanggal  : September 2012
Lokasi   : Goa Ciguha 
Relevansi
Sebagai informasi terhadap pembaca dan dapat digunakan untuk bahan ajar mengenai fenomena litosfer (mengenai bentukan karst).
Deskripsi: 
Di goa Ciguha banyak sekali stalakmit dan stalaktit yang berpotensi membuat sebuah formasi baru.berbeda halnya dengan bentukan stalakmit dan stalaktit yang ada di Goa Cipicung (Buniayu).
Dalam pertumbuhan stalaktit ini terjadi suatu proses pertumbuhan dan perkembangan melalui tetesan air  yang banyak mengandung mineral. Tetesan ini membantu proses pertumbuhan stalakmit dibawahnya. Dengan berlangsungnya kejadian ini yang relatif lama maka kedua bentukan ini akan menjadi kolom. Kolom ini terjadi karena stslakmit dan stalaktit bersatu dan membentuk sebuah pilar.

SEKIAN DAN TERIMAKASIH

0 komentar:

Poskan Komentar