Pages

Copyright Pendidikan Geografi 2010 Universitas Pendidikan Indonesia. Diberdayakan oleh Blogger.

Rabu, 07 November 2012

Persebaran Fauna Tipe Asiatis di Bagian Barat Indonesia

Oleh Opilona Badriyah (1003020), Pendidikan Geografi UPI 2010 A

1.        Video
Judul    : Fauna Tipe Asiatis
Lokasi : Kebun Binatang Bandung [ Jl. Taman Sari, Bandung ]
Waktu : 14 & 15 Oktober 2012 (Pukul 15.00-17.00)

Di dalam menganalisis fenomena Biosfer, salahsatunya kita mempelajari mengenai persebaran flora dan fauna di permukaan bumi. Di Indonesia sendiri, terbagi ke dalam tiga tipe fauna, salahsatunya ialah fauna tipe asiatis. Wilayah fauna tipe asiatis ini dibuat berdasarkan garis wallace. Garis pembatas ini ditarik diantara pulau Bali dan Lombok dan diatara Kalimantan dan SulawesiWallace percaya bahwa Kalimantan, Jawa, dan Sumatra suatu saat pernah saling bersatu dengan Asia dan Timor, Papua, Maluku, mungkin sebagian Sulawesi  pernah bersatu dengan benua Australia-Pasifik.  Fauna tipe Asiatis (Oriental) ini, banyak tersebar di bagian Barat yang meliputi Pulau Sumatera, Kalimantan, Jawa, dan Bali. Daerah ini juga disebut daerah fauna dataran Sunda. Jenis dan  persebaran hewan tipe Aisatis, dapat dilihat pada video berikut ini : 



1.        Foto
a.      Foto 1 :

Judul                           : Beruang Alaska (Ursus arctos) atau Brown Bear
Lokasi                         : Kebun Binatang Tamansari, Bandung
Waktu                         : Minggu, 14 Oktober 2012 (Pukul 14.51 WIB)
Relevansi               : Memberikan Suatu Informasi mengenai salah satu fauna yang berasal dari Alaska. Persebaran  hewan ini merupakan salah satu bagian dari adanya fenomena biosfer, yang tentunya dipengaruhi oleh bentukan muka bumi. Oleh karena itu, pengetahuan tentang sebaran fauna ini dapat dijadikan sebagai media pembelajaran geografi khususnya dalam mempelajari persebaran fauna.
Deskripsi             : Foto diatas memperlihatkan seekor Beruang coklat atau Brown Bear. Hewan ini merupakan salah satu jenis beruang. Beruang coklat ini bisa berbobot 130–700 kg (300–1500 pon). Hewan ini berasal dari Alaska. Terdapat beberapa subspesies beruang coklat, antara lain: Beruang coklat Syria, Beruang coklat Kodiak,  Beruang Grizzly dan Beruang coklat Meksiko. Beruang ini merupakan hewan pemakan wortel, pepaya dan roti.

 b.      Foto 2 :


Judul Foto                   Harimau (Pathera tigris sumatrae)
Lokasi                         : Kebun Binatang Tamansari, Bandung
Waktu                         : Minggu, 14 Oktober 2012 (Pukul 14.58 WIB)
Relevansi                  : Memberikan Suatu Informasi mengenai salah satu fauna tipe Asiatis. Sebaran fauna tipe asiatis seperti harimau ini, banyak tersebar di pulau Sumatera, merupakan salah satu fenomena biosfer. Oleh karena itu, foto harimau ini dapat dijadikan sebagai salah satu media pembelajaran geografi terkait persebaran fauna tipe asiatis di Indonesia.
Deskripsi                  : Foto ini memperlihatkan dua ekor hewan yang sedang saling bertatapan, seperti hewan yang akan saling mencengkram. Hewan ini berasal dari Sumatera, dengan nama latin Pathera tigris sumatrae dan merupakan hewan yang termasuk ke dalam ordo carnivora dan famili Felidae, dengan makanan berupa daging, status hewan ini adalah di lindungi. Karena jumlahnya yang semakin menurun.

c.       Foto 3 :


Judul Foto                   : Kakatua Raja (Probosciger aterrimus)
Lokasi                         : Kebun Binatang Tamansari, Bandung
Waktu                         : Minggu, 14 Oktober 2012 (Pukul 15.51 WIB)
Relevansi                  : Persebaran kakatua raja, yang banyak tersebar di pulau Papua, merupakan salah satu fenomena keanekaragaman fauna di Indonesia. Oleh karena itu, foto kakatua raja ini dapat dijadikan sebagai salah satu media pembelajaran geografi terkait persebaran fauna di Indonesia.
Deskripsi                  : Foto ini memperlihatkan dua ekor burung kakatua raja yang sedang hinggap di batang pohon, di dalam sangkarnya. Hewan ini merupakan jenis kakatua yang berukuran besar, dengan panjang tubuhnya sekitar 60 cm. Burung ini memiliki ciri-ciri, yaitu seluruh bulunya bewarna hitam, memiliki jambul besar bewarna hitam yang menyebar di atas kepala, dan jika dilihat seperti mahkota para raja. Selain itu, hewan ini memiliki pipi bewarna merah dan paruh besar bewarna kehitaman. Bentuk dan ukuran paruh atasdan bawah tidak pas, sehingga hewan ini tidak dapat tertutup rapat. Akan tetapi, hal ini justru memberikan kemudahan ketika sedang menahan dan mengupas biji-bijian yang sedang dimakan. Kakatua raja hitam merupakan hewan asli pulau Papua dan Australia. Hewan ini biasanya ditemukan di kepulauan Aru, pulau Misool di bagian barat pulau Papua, Irian Barat, Selatan Papua Nugini dari Timur Merauke sampai teluk Papua, dan di Australia pada kawasan utara tanjung York Peninsula. Hewan ini juga termasuk hewan yang dilindungi.

0 komentar:

Poskan Komentar