Pages

Copyright Pendidikan Geografi 2010 Universitas Pendidikan Indonesia. Diberdayakan oleh Blogger.

Kamis, 01 November 2012

Erosi Sungai

Oleh Miftah Hidayat  (1005801), Pendidikan Geografi UPI 2010 B

Erosi dapat terjadi dimana saja. Tak terkecuali di sungai. Dalam video ini akan memperlihatkan wilayah sungai yang terkena erosi serta faktor lain yang memicu makin besarnya dampak erosi di masa yang akan datang.


Foto-Foto Terkait:


Air Sungai Yang Keruh


Foto diambil pada hari Kamis 25 Oktober 2012 pukul 16.00. Air sungai yang keruh menandakan material erosi yang dibawa, entah itu tanah ataupun limbah dari sampah-sampah yang dibuang oleh warga di sekitar sungai. Ketika air sungai meluap, intensitas erosi pun akan menjadi besar dan pinggir-pinggir sungai akan menjadi korban dari itu semua. Fungsinya bagi pembelajaran geografi adalah sebagai pengetahuan bagi para siswa dan pemberian pemahaman juga sikap nya terhadap lingkungan sekitar.



                                                            Bantaran Sungai yang Tererosi


Foto diambil pada hari Kamis 25 Oktober 2012 pukul 16.00. Erosi di sungai tentunya terjadi setiap waktu. Aliran air sungai yang terus menerus menggerus dasar dan pinggiran sungai akan membawa material tanah yang tererosi. Seperti yang terlihat pada gambar bagian sisi sungai menandakan bahwa telah terjadi proses erosi pada pinggir sungai tersebut. Kurangnya tanaman dan pepohonan di pinggir sungai tersebut menjadi factor penting tak kuatnya tanah menahan laju erosi. Fungsinya bagi pemebelajaran geografi adalah pengetahuan bagi para siswa dan pemberian pemahaman juga sikap nya terhadap lingkungan sekitar.


Pohon Bambu di Sekitar Sungai


Foto diambil pada hari Kamis 25 Oktober 2012 pukul 16.00. Pohon-pohon bambu yang berada di pinggiran sungai menjadi tanaman yang paling mendominasi disana. Walau mendominasi dari tanaman lainnya, jumlahnya sudah semakin berkurang dari waktu ke waktu. Itu karena banyaknya masyarakat yang mengambil bamboo untuk berbagai keperluan, tapi tidak ada yang menanam kembali sehingga populasinya semakin berkurang. Fungsinya bagi pembelajaran geografi adalah pengetahuan bagi para siswa dan pemberian pemahaman juga sikap nya terhadap lingkungan sekitar, khususnya menjaga tetap lestarinya pepohonan.

0 komentar:

Posting Komentar