Pages

Copyright Pendidikan Geografi 2010 Universitas Pendidikan Indonesia. Diberdayakan oleh Blogger.

Kamis, 08 November 2012

Batuan Beku

Oleh Asep Rahmat S (1001266), Pendidikan Geografi 2010 A



Foto-Foto Terkait:


Granit

Granit adalah jenis batuan intrusif, felsik, igneus yang umum dan banyak ditemukan. Granit kebanyakan besar, keras dan kuat, dan oleh karena itu banyak digunakan sebagai batuan untuk konstruksi. Kepadatan rata-rata granit adalah 2,75 gr/cm³ dengan jangkauan antara 1,74 dan 2,80. Kata granit berasal dari bahasa latin granum.
Dalam bidang industri dan rekayasa, granit banyak dipakai sebagai bidang acuan dalam berbagai pengukuran dan alat pengukur. Hal ini dikarenakan granit bersifat kedap air, kaku (rigid), non-higroskopis dan memiliki koefisien ekspansi termal yang sangat rendah. Salah satu penerapannya adalah pada mesin pengukur koordinat.
 Dasit
Warna : coklat kehijauan

struktur : masif

sifat batuan: felsik
kiomposisi mineral:plagioclasefeldspar dengan biotite,hornblende,danpyroxene
prosentasi mineralpenyusun nya: pada batu dasit terdapat mineral feldspar yang berwarna putihdengan komposisi 35 %
Tekstur: pada batu dasit terdapat sisi yang berwarna terangdan berwarna gelapdimana sisi yang berwarna terang ialah sebagianbesar yaitu mineral feldspar
Batuan dasit ,yang memiliki kenampakan warna yaitu cokelat kehijauan,sifat batuan dari dasit yaituasam,struktur batuannya massif atau pejal,dan derajatkristalisasinya holokristalin dimana komposisi mineralpenyusunnya mayoritas adalah mineralkristalin,derajat granularitasnya adalah fanerik sedang – kasar.Dacite sebagian besar terdiri atasplagioclase feldspar denganbiotite, hornblende,danpyroxene.

 Diabas


Batuan diabas diinterpretasikan merupakan batuan intrusi, dan menunjukan struktur kekar tiang (collumnar joint) yang mana merupakan hasil gaya kontraksi pada saat pembekuan magma. Pada daerah ini telah dilakukan konservasi sebagian dan sebagian lagi telah dilakukan penambangan. Ditemukan di karangsambung, kebumen.


Foto-foto diatas diambil di Museum Geologi Bandung, pada tanggal 27 Agustus 2012.

Dampak Membuang Sampah Ke Selokan

Oleh Yuda Sulistianto (1006169), Pendidikan Geografi UPI 2010 A


---------------------------------------------------------------------------------
Foto-Foto

Judul: bunga edelweis
lokasi: Gunung Gede (alun-alun suryakencana)
waktu: 25 Agustus 2012
relevansi dengan media pembelajaran: dengan adanya foto ini, dapat dijadikan bahan bagi siswa untuk melestarikan tanaman
deskripsi: bunga edelweismerupakan bunga yang sangat langka karena telah banyak dipetik oleh para pendaki gunung yang tidak memikirkan kelestarian bunga ini. hal itu dikarenakan bunga ini merupakan bunga abadi yang tidak pernah mati.


Judul : pemandangan dari puncak Gede
lokasi: puncak Gunung Gede
waktu :25 Agustus 2012
Relevansi dengan media pembelajaran: dengan adanya foto ini, dapat dijadikan bahan bagi siswa untuk memperdulikan kelestarian hutan dan memberitahu akan indahnya Indonesia
deskripsi: Gunung Gede berada di Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Cianjur. gunung ini merupakan gunung api yang masih aktif dan dapat meletus kapanpun juga. gunung ini berada di pegunungan selatan Jawa Barat dengan elevasi sekitar 2958 mdpl.

Judul: kawah Gede
lokasi : puncak Gunung Gede
waktu: 25 Agustus 2012
relevansi dengan media pembelajaran: dengan adanya foto ini, dapat dijadikan bahan bagi siswa untuk mengetahui akan bahaya yang ada di gunung gede
deskripsi: Gunung Gede berada di Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Cianjur. gunung ini merupakan gunung api yang masih aktif dan dapat meletus kapanpun juga. dengan kawah yang merupakan hasil dari letusan sebelumnya. kawah ini terus bergerak meninggi karena proses endogen.

Fungsi dan Manfaat Tumbuhan Berdaun Lebar

Oleh Aji Muhamad Soleh (1000931), Pendidikan Geografi UPI 2010 A


           Upss!!! Keunikan tumbuhan memang tidak ada habisanya. Di video yang saya unggah ke youtube pada tanggal 21 Oktober 2012 ini, saya akan sedikit bercerita tentang Manfaat dan Fungsi Tumbuhan Berdaun Hijau. Video ini memang masih jauh dari kata sempurna, namun saya harap konten yang ada di dalamnya bisa membuahkan manfaat bagi semua. :-)


          Gambar-gambar berikut ini merupakan foto yang saya ambil di kawasan mangrove Blanakan Kabupaten Subang. Gambar-gambar  tersebut saya dokumentasikan pada tanggal 23 November 2011 ketika mengikuti Praktikum Mata Kuliah Geografi Tanah dan Geologi Lingkungan Angkatan 2010. Kawasan mangrove Blanakan ini berhadapan langsung ke sebelah utara Laut Jawa.


          Ada yang unik di kawasan mangrove Blanakan ini.  Tanah di muara sungainya bertambah antara tiga sampai tujuh meter tiap tahunnya. Keadaan tersebut menyebabkan penduduk sekitar berlomba-lomba untuk terlebih dahulu mengkavling tanah yang baru terbentuk tersebbut untuk dimiliki secara pribadi. Hal ini terkadang berpotensi menimbulkan konflik diantara sesama penduduk di sekitar kawasan mangrove Blanakan. Tapi beruntung pemerintah cepat tanggap dalam mengentaskan permasalahan tersebut. Sehingga celah terjadinya konflik semakin tertutup rapih.


          Di balik semua keunikan dan konflik tersebut, ada hal yang lebih fokus saya perhatikan, yakni mengenai peran tumbuhan bakau yang terbukti memberikan kontribusi besar terhadap terjaganya lingkungan di sekitar kawasan mangrove Blanakan. Keberadaan tumbuhan berdaun lebar yang tumbuh subur di daerah berair payau ini terbukti dapat menjinakan gelombang laut yang datang dari laut Jawa ke tepi pantai. Alhasil kerusakan tanah akibat abrasi bisa diminimalisir atau bahkan ditiadakan. Berkat keberadaan tumbuhan bakau pula lah, tanah sedimentasi bisa semakin luas melebar ke pantai karena akar bakau menahan dan mengikat material sedimen alluvium sehingga tidak terlalu jauh pergi dari muara. Kemudian manfaat yang lebih besar dari keberadaan tumbuhan bakau ini adalah fakta bahwa tumbuhan ini menyediakan ruang hidup tersendiri bagi berbagai spesies ikan, kepiting bakau dan beberapa spesies burung. Sehingga ekosistem di kawasan tersebut terjaga kelangsungan hidupnya.

Sunrise

Oleh Wiwit Nurwenda (1000919), Pendidikan Geografi UPI 2010 B


Sunrise merupakan suatu peristiwa di mana posisi matahari berada di posisi sebelah timur. Keadaan ini juga selalu di sebut dengan Matahari terbit, karena terjadi setiap hari pada pagi hari. 
 

Gambar-gambar ini diambil di sekitar Geger Arum, Bandung sekitar pukul 05.00 – 06.30 WIB. Sunrise atau Matahari terbit ini peristiwa yang menunjukan rotasi Bumi pada Matahari.

Check juga videonya...

Air Terjun Cimahi

Oleh Intim Vinda Gesvita (1001377), Pendidikan Geografi UPI 2010 B

Air terjun merupakan salah satu dampak litosfer atau hasil gerakan kerak bumi oleh tenaga endogen. 
Berikut adalah gambar air terjun Cimahi atau yang biasa disebut curug Cimahi terletak di Jalan Kolonel Masturi, Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat.
pengambilan gambar dan video dibawah ini pada hari minggu, tanggal 7 oktober 2012 waktu tepatnya adalah saat matahari mencapai titik puncak penyinarannya menuju jam 12 siang, namun selama berlangsungnya pengambilan gambar dan video ini matahari tertutup awan dan turunlah rintik-rintik hujan.

foto: Air terjun Cimahi (curug Cimahi)


Curug Cimahi dengan ketinggian 85 meter terbentuk akibat proses patahan atau rekahan pada massa batuan yang dipengaruhi oleh aktivitas tektonik lempeng. Aktivitas tektonik lempeng tersebut mengakibatkan patahan pada kulit bumi sehingga aliran air terpotong membentuk loncatan air sesuai prinsip aliran air dari ketinggian ke tempat yang lebih rendah.


 Curug Cimahi, memiliki dua tingkatan air terjun. 
Proses terjadinya air terjun juga dipengaruhi oleh kecepatan volum air dan batuan di dasar sungai yang tidak resisten sehingga terjadi turbulensi, serta terjadinya pengikisan oleh volume air yang besar atau aliran deras. Namun pada saat pengambilan gambar volume air yang terjun pada curug cimahi sedang mengalami pengurangan volume air karena sebelumnya terjadi kemarau.


Pada curug cimahi terlihat jelas adanya penurunan blok batuan karena adanya patahan oleh tenaga endogen. Patahan tersebut berupa sesar normal atau geseran lempeng kebawah dan keatas yang memungkinkan satu blok batuan relatif turun terhadap blok batuan lainnya.

Air terjun adalah suatu wahana wisata yang eksotik dan merupakan suatu keindahan alam yang patut kita syukuri dengan mempelajari ilmu dan setiap proses kejadiannya.

To see video footage of the curug cimahi please open this link :


Semoga Bermanfaat.

gesvitain.blogspot.com
@gesvitain

Air Terjun

Oleh Angga Resgiana Direza (1005515), Pendidikan Geografi UPI 2010 B


Air tejun merupakan fenomena alam yang tak sulit dijumpai. Dilihat dari fungsi fisiknya, air terjun atau curug berperan dalam pengoksigenan kembali air sungai.//////// Prosesnya yang berupa air yang turun dari suatu tinggian memungkinkannya untuk mengikat oksigen di udara. Sehingga kadar oksigen didalamnya akan kembali tinggi/////Air yang turun juga akan menghempaskan zat-zat tak berguna, dengan kata lain air berusaha menjernihkan dirinya secara alami./////// , kadar oksigen dan kejernihan air sangat dibutuhkan untuk keberlangsungan ekosostem sungai.
Banyak orang beranggapan, Air terjun membawa nuansa alami yang menghadirkan ketenangan jiwa. Secara ilmiah hal ini dapat dibuktikan.///// Ion akan tercipta melalui benda yang saling bergesek atau berbenturan, dan di air terjun hal tersebut adalah peristiwa yang sangat mungkin terjadi setiap saatnya. Ion yang dihasilkan akhirnya masuk kedalam tubuh melalui pernafasan dan sesuai dengan fungsinya, ion akan meningkatkan hormon tertentu  yang berpengaruh pada kondisi kejiwaan seseorang//////
Di Curug Sigay semuanya menjadi nyata. Di sekitar air terjunnya menjadi habitat yang potensial bagi berbagai jenis ikan, buktinya para pemancing banyak berdatangan, terlebih di sore hari////selain mendapat ikan, secara tak sadar tubuh mereka mendapat pengaruh baik dari ion negatif////
Walau seringkali terabaikan, sebuah fenomena banyak memberi manfaat, sudah menjadi tugas kita untuk menjaganya.



Lokasi : Curug Sigay
Tanggal pembuatan : 12 okt 2012


Lokasi : Curug omas
Tanggal Pembuatan : -

Lihat Juga Videonya di sini...



Perilaku Masyarakat Perkotaan

Oleh Aris T. Malianto (1001738), Pendidikan Geografi UPI 2010 A


Video ini menggambarkan tetatang perilaku masyarakat perkotaan yang serba dimudahkan di berbagai aspek kehidupannya, yang menyebabkan kepentingan umum menjadi terabaikan.

Gambar terkait




Ketidakteraturan Lalu Lintas


Gambar diatas merupakan potret tidak teraturnya lalu lintas, seperti menghentikan bis tidak pada tempatnya, yang dapat menyebabkan menumpuknya volume kendaraan pada titik tersebut. gambar ini diambil di kawasan masjid raya Bandung, daerah Kebon Kalapa, pada pukul 16.00.

Ini adalah bukti perilaku masyarakat perkotaan yang dewasa ini semakin jauh dari kedisiplinan dan lebih mengutamakan kepentingan sendiri/golongan. disisi lain, pemerintah setempat selaku pemegang kebijakan seharusnya lebih paham mengenai lalu lintas yang semakin kacau, dimana angka kendaraan dan jumlah ruas jalan yang tidak sebanding harus segera dicarikan solusi agar mobilitas masyarakat tidak terganggu

relevansinya terhadap pembelajaran geografi adalah, siswa mampu mengenali berbagai perilaku masyarakat perkotaan, dan dapat mencari solusi terhadap perilaku negatif masyarakat agar lebih bermanfaat.






Pedagang Kaki Lima


Tumpahnya pedagang kakilima seperti pada gambar diatas sangat mengganggu estetika dan keteraturan lalu lintas, terutama pada pusat-pusat keramaian seperti supermarket. terlebih lapak pedagang kakilima ini menggunakan tempat pejalan kaki, sehingga semakin mempersempit jalan utama karena para pejalan kaki menggunakan jalan utama untuk berlalu-lalang. gambar ini diambil di pusat perbelanjaan Bandung Indah Plaza (BIP), pada pukul 16.30.

satu lagi bukti masyarakat perkotaan yang mengabaikan keteraturan dan estetika kota, yang menciptakan citra buruk mengenai kota tersebut. 

relevansi terhadap pembelajaran geografi yaitu untuk membentuk perilaku siswa agar mau lebih teratur  setelah mengetaui sebab akibat dari peristiwa pada gambar diatas. dengan kata lain geografi dapat menjadi solusi kehidupan masyarakat.




Pemukiman Penduduk



Satu dari sekian banyak perilaku masyarakat perkotaan yang patut menjadi perhatian yaitu mengenai pemukiman. seiring bertambahnya penduduk, bertambah pula lahan pemukiman yang dibutuhkan masyarakat. dalam hal ini pemerintah setempat sangat berhak mengatur pola mukim masyarakatnya, mengenai pola pemukiman ataupun kebijakan kepemilikan lahan. gambar ini diambil di fly over Pasopati, pukul 15.30.

relevansi terhadap pembelajaran geografi yaitu para siswa dapat mengerti mengenai dinamika pemukiman yang terjadi disekitrnya. yang kemudian dapat menemukan solusi terbaik mengenai pemukiman ini.